Tuesday, 24 March 2020

Cerita Program Hamil Part 1 (PCOS dan Oligoozoospermia)

Haii... disini aku mau sharing pengalaman tentang program hamil sekaligus kasus yang terjadi pada aku dan suami. Tujuanku menulis ini hanya ingin berbagi dengan para pasutri yang sampai saat ini masih berjuang menghadirkan buah hati. Aku harap tulisanku bisa menjadi penyemangat buat kalian semua, bahwa nggak ada yang nggak mungkin. Aku dan suami bisa melalui ini, kalian semua juga Insha Allah pasti bisa. Cerita ini aku bagi menjadi beberapa bagian biar lebih mudah memahaminya. Buat semua pasutri yang sedang berjuang mendapatkan momongan, semangat ya.. jangan sedih, jangan menyerah.. kalian pasti bisa!!

1. Haid tidak teratur.

Aku dan suami menikah Agustus 2016. Karena suatu hal, kita sepakat menunda momongan selama 1 tahun. Kita juga gak KB, jd hanya dengan perhitungan kalender & hubungan terputus. Sejak menikah aku rutin mencatat tanggal menstruasi melalui aplikasi android. 

Aku punya riwayat haid tidak teratur ketika gadis dikarenakan BB ku kurang (sangat kurus) dan pengaruh hormonal. Bisa tidak haid berbulan2 atau bisa haid 2x sebulan karena kecapean. Kemudian berangsur membaik seiring dgn berat badanku yang ideal dan asupan gizi yang lebih baik. 

Juli 2017, kami memutuskan untuk tidak menunda momongan lagi. Bersamaan dengan keputusan itu, Agustus 2017 aku kena endrometriosis yang kemudian itu luruh sendiri bersamaan dengan haid tanpa perlu operasi. Apa tanda-tanda terkena endrometriosis? Pertama aku telat haid sampai 1 bulan lebih. Selama telat haid itu, perutku mengalami nyeri terus-terusan seperti mau menstruasi tapi nggak ada darah yang keluar. Nah ketahuan setelah di USG periksa di dokter kandungan, aku mengalami penebalan dinding rahim atau sebutannya adalah endrometriosis.

Setelahnya aku rutin memeriksakan diri ke spog. Karena setelah kami tidak menunda momongan, justru haidku jadi tidak teratur. Dokter curiga sama kondisiku yang gak hamil selama 1 tahun menunda momongan padahal kami berhubungan seks tanpa pengaman. Biasanya banyak kasus pasutri kebobolan karena tanpa pengaman. Tapi kok aku enggak?

Aku ditanyai oleh dokter terlebih dahulu... sudah mantap belum buat punya momongan? Jika memang sudah mantap tidak menunda lebih baik serius untuk program hamil. Sebenernya waktu itu aku masih agak-agak ragu, karena dalam pikiranku kalau program hamil biayanya pasti nggak sedikit. Tapi karena hasil konsultasiku dengan spog mengindikasikan reproduksiku bermasalah, jadi aku mengiyakan. Dengan harapan yang penting kalau memang bermasalah, aku diobati terlebih dahulu.

Pertama yang dilakukan dokter adalah memperbaiki siklus haidku yang tidak teratur. Aku diberi semacam obat hormon untuk me-reset siklus haid. Pernah ketika diperiksa, dokter bilang aku gak punya masa subur karena haid yang sangat kacau. Obat hormon aku konsumsi selama 1 bulan mirip kaya pil KB gitu obatnya. Ketika obat hormon habis, aku langsung dapet haid. Efek dari obat hormon ini ada yang bilang bikin gemuk, ada yang gak ngefek, tapi kalau di aku jadi bikin jerawatan.

Setelah siklus haid normal, aku disuruh kontrol rutin setiap bulan dan dateng diantara hari pertama sampai ketiga masa haid. Dokter melakukan tindakan USG transvaginal setiap kontrol untuk melihat kondisi sel telurku. Sebenernya aku ngilu banget sih karena awal-awal haid kan lagi banyak-banyaknya tuh, terus dimasukin alat USG yg bentuknya kaya penis ke dalam vagina 😭 Tapi ya mau gimana lagi emang prosedurnya begitu. Dokter menyatakan bahwa sel telurku jumlahnya banyak tapi ukurannya kecil-kecil atau yang disebut dengan PCOS. Lalu dokter juga menyarankan suamiku untuk melakukan analisa sperma untuk mengetahui apakah suami bermasalah dengan sperma atau tidak. Singkat cerita siklus haidku akhirnya normal kembali setelah pengobatan. Sempat kumat telat-telat lagi haidnya sekitar bulan Februari tahun 2018, lagi-lagi akhirnya dokter mengambil tindakan memberikan obat hormonal untuk memperbaiki siklus haid. Jadi promilku hanya bisa dilakukan jika siklus haidku udah normal.

Bagaimana mengetahui siklus haid kita normal atau tidak? Ini sekilas info aja sih ya, mungkin udah banyak yang tahu juga. Siklus haid yang normal adalah terjadi dalam rentang 28 hari atau 21-35 hari itu juga masih terhitung normal. Cara menghitung sikluasnya adalah sejak haid hari terakhir menuju hari pertama haid bulan berikutnya. Kalau secara hitungan diluar 21-25 hari berarti sikluas haid kita nggak normal.

2. Kesuburan 

Banyak faktor yang mempengaruhi ketidaksuburan pada pasutri. Salah satunya PCOS yang aku alami ini. 

"Sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) adalah gangguan hormon yang terjadi pada wanita usia subur. Penderita PCOS mengalami gangguan menstruasi dan memiliki kadar hormon maskulin (hormon androgen) yang berlebihan. hormon androgen yang berlebih pada penderita PCOS dapat mengakibatkan ovarium atau indung telur memproduksi banyak kantong berisi cairan. akibanya, sel telur tidak berkembang sempurna dan gagal dilepaskan secara teratur. Akibat dari PCOS menyebabkan penderitanya tidak subur serta lebih rentan terkena darah tinggi dan diabetes." sumber: alodokter.com/pcos

Nah apa aja sih gejala dari PCOS ini? Mengutip dari Instagram dokter @tommygpratama

1. Peningkatan hormon androgen yaitu pertumbuhan rambut yang berlebihan di daerah yang tidak biasa seperti kumis, jenggot, dada, punggung, bokong, lengan atas atau paha. Serta kulit berjerawat yang sulit disembuhkan.
2. Haid tidak teratur. Bisa tidak haid berbulan-bulan atau haid dalam waktu yang berdekatan (sebulan haid 2x misalnya). Pada saat haid bisa berupa flek-flek saja, bisa pendarahan sangat banyak disertai keluarnya bekuan darah atau bahkan tidak pernah haid sejak remaja.
3. Pada saat dilakukan USG, terlihat indung telur yang tidak normal. Banyak telur berukuran kecil dan tidak membesar saat masa subur.

Dampak dari PCOS ini mempengaruhi 3 hal, yakni reproduksi, metabolik dan psikologis.
Secara reproduksi menyebabkan tidak terjadinya ovulasi dan menghalangi bertemunya sel telur dengan sperma sehingga sulit terjadi kehamilan. Penderita PCOS yang tidak haid lebih dari 2-3 bulan beresiko mengalami penebalan dinding rahim (endometriosis) dan dalam jangka panjang dapat mengakibatkan kangker dinding rahim. Namun adakalanya sel telur membesar dan terjadi kehamilan akan tetapi dapat mengakibatkan kehamilan beresiko. 
Secara metabolik penderita PCOS biasanya memilki kelainan metabulik yang bernama resisten insulin. Yaitu kondisi dimana sel tubuh tidak dapat menggunakan gula darah dengan baik karena terganggunya respon sel tubuh terhadap insulin. Efeknya adalah kegemukan/obesitas (95%) atau bisa juga memiliki berat badan ideal. Resistensi insulin adalah faktor resiko terjadinya diabetes tipe 2, hipertensi, jantung dan stroke.
Secara psikologis dapat mengakibatkan gejala kecemasan, gangguan makan dan bahkan depresi.

Bagaimana mengobati PCOS? melakukan pengobatan ke dokter dan melakukan gaya hidup sehat. Poin kedua ini mutlak harus dilakuin.

Dari gejala PCOS yang dijelaskan diatas, gejala yang muncul di aku adalah, jerawat yang sulit disembuhkan, haid tidak teratur/siklus haid tidak normal, indung telur berukuran kecil. Alhamdulilah aku nggak obesitas. Jika ada penderita PCOS yang obesitas, mereka harus mengidealkan berat badan dengan cara diet. 

Itu sedikit informasi mengenai PCOS. Lanjut ke ceritanya suami. Setelah suami melakukan analisa sperma, hasilnya dia menderita oligozoospermia dan teratozoospermia. Apa itu oligozoospermia?

"Oligozoospermia adalah keadaan dimana cairan sperma konsentrasinya kurang dari normal atau sel sperma pada cairan sperma jumlahnya kurang dari normal. Cairan sperma saat ejakulasi normalnya mengandung 20 juta sel sperma per milimeter. Apabila sperma kurang dari 15 juta per milimeter maka dinyatakan kurang normal. Sedangkan teratozoospermia adalah salah satu penyebab kelainan sperma yakni gangguan pada bentuk sperma. Sperma mengalami bentuk yang tidak normal sehingga sulit membuahi sel telur." sumber: alodokter.com

Sedangkan yang terjadi pada suamiku adalah bentuk sperma banyak yang tidak normal jadi bentuk normalnya kurang dari prosentase minimal seharusnya bentuk normal. Dan tingkat kematian sperma yang tinggi. Bagaimana mengobati penyakit ini? Konsumsi vitamin dan melakukan gaya hidup sehat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan artinya kita berdua adalah pasangan tidak subur. Lengkap sudah ya... aku PCOS dan suami oligozoospermia. Waktu itu rasa-rasanya pupus sudah harapan buat punya momongan dan nggak begitu berharap. Meskipun dokter membesarkan hati dengan bilang kita tetap bisa punya momongan tapi harus sangat sabar melalui proses pengobatan. 

Dokter memberikan obat buat suami untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma yang harus dikonsumsi selama 3 bulan berturut2. Dan harga obatnya mayan mahal. Setelah obat habis, suami disarankan melakukan analisa sperma lagi buat melihat perkembangannya. 

Sedangkan aku lebih fleksibel, tergantung hasil dari pemeriksaan. Kalau ada permasalahan aku dikasih obat kalau pas hasilnya bagus cuma dikasih vitamin asam folat aja. Karena aku sempet 2x USG dan hasil pemeriksaan sel telur bagus dan dalam ukuran yang siap untuk dibuahi. Dokter juga menyarankan buat aku rutin olahraga minimal 1 minggu sekali selama 30 menit. Untuk pantangan makanan katanya nggak ada, jadi makan normal aja seperti biasa.

6 bulan kemudian setelah suami sudah konsumsi obat, sekitar April tahun 2019 suamiku analisa sperma lagi. Harusnya sih analisa sperma dilakukan begitu selesai konsumsi obat selama 3 bulan. Berhubung suami sibuk, sering dinas jadilah baru bisa dilakuin 6 bulan kemudian. Hasilnya sedih banget sama aja kaya sebelum pengobatan dan malah jadi teratozoospermia. Waktu itu aku juga pas kontrol sel telurku kecil-kecil lagi. Drop banget kita waktu itu, kayak nggak punya harapan. Aku juga sempet mengalami masa nangis-nangis nggak jelas. Pokoknya sensitif baperan banget. 

Karena hasil analisa sperma yang kedua tidak ada perubahan, dokter menyarankan untuk mengulang lagi analisa sperma yang ketiga kalinya. Karena kebetulan pas analisa sperma yang kedua kondisi suami habis sakit flu & demam. Jadi kata dokter bisa mempengaruhi kualitas sperma karena kondisi badan yang lagi nggak fit. Analisa sperma yang ketiga dilakukan bulan Oktober tahun 2019. Jadi jaraknya memang agak jauh. Dan aku nggak pernah kontrol lagi selama hampir 7 bulan selama tahun 2018. Dan selama tahun 2019 aku baru kontrol 1 x di bulan Mei buat mengkonsultasikan hasil analisa sperma yang kedua sekaligus cek kondisi sel telur. Alasanya? Sejujurnya lelah banget dompetnya, sekaligus lelah hati dan pikiran. Hasil analisa sperma yang ketiga kalinya juga sedih banget sama aja masih oligozoospermia. Jadi setelah tau hasilnya nggak bagus juga, kita berdua memutuskan buat rehat sementara dari program hamil dan merencanakan liburan, hehe.

Oya, suami 3x analisa sperma yang pertama dilakukan di lab RSIA bunda arif purwokerto dengan biaya 280.000, yang kedua dan ketiga di prodia dengan biaya 500.000.

Selama kita memutuskan buat berhenti promil, aku berusaha membesarkan hati dengan banyak berdoa supaya sabar dan ikhlas dengan apapun yang Allah SWT takdirkan ke aku. Aku juga yakin, Allah pasti tau kapan waktu yang tepat buat aku dan suami buat dikasih momongan. Aku juga menjaga hati dengan nge-hidden postingan sosmed temen-temenku yang isinya mostingin anak sama hamil. Jujur aja aku baper, mungkin temen gak bermaksud pamer. Tapi tetep aja namanya juga aku lagi sensitif hehe. 
Sempat merasa kok kita pengin punya momongan tapi ikhtiar kurang getol gini sih? Di sisi lain kita juga pengen cooling down dulu, ngademin pikiran dan isi dompet. Kita bener-bener mencoba "ngelosake" mengalir dan jalananin aja toh kita berdua masih muda. Menikmati hidup, kita pergi jalan-jalan, kulineran, seneng-seneng berdua kaya orang pacaran.

Tahun 2019 aku mencapai titik terselow dalam hidupku. Aku merasa nyaman dengan kondisi belum punya momongan. Justru hidupku ngerasa bebas dan santai banget. Sempet berpikir, mungkin aku belum dikasih karena nggak becus kali ya ngurus anak. Ngurus anak kan susah, ribet harus telaten. Akhirnya kita bener-bener nggak mikirin dan malah sibuk ngerencanain travelling di taun 2020. 

3. Jerawat
Apa hubunganya dengan promil? Oh.. ada dong.. gara-gara jerawat juga aku jadi sadar akan pentingnya gaya hidup sehat. Jadi gini ceritanya. Selama masa-masa puber/remaja aku jarang jerawatan. Aku mulai jerawatan agak parah sekitar umur 20th sampai sekarang 27th masih aja bergulat dengan jerawat. Berarti selama 7th sudah aku jerawatan. Aku emang ada turunan jerawat dari orang tua. Jadi mungkin ini hormon jerawat juga nurun ke aku ya. 

Muncul jerawat di usia dewasa itu perlu diwaspadai. Karena berarti ada yang nggak beres dengan tubuh kita. Entah itu karena hormon yang tidak seimbang, ada penyakit dalam tubuh atau gaya hidup yang tidak sehat. Nah jerawatku itu mengindikasikan ketiganya. Pengaruh hormon iya, setiap mau menstruasi jerawatan banyak banget. Ada penyakit dalam tubuh juga iya, aku menderita PCOS yg salah satu tandanya adalah jerawatan. Gaya hidup yang tidak sehat juga iyaa, aku sering begadang, gampang stres, gampang cemas dan makan serampangan. 

Suatu hari di awal tahun 2019 aku chattingan sama temen aku (sebut aja mas D) ngomongin soal skincare dan jerawat. Mas D ini kaget denger cerita aku masih sering jerawaten gede-gede (jerawat batu). Trus dia nyuruh aku baca jurnal tentang penelitian jerawat pada orang dewasa. Aku baca sekali doang udah mumet gak aku lanjutin lagi, haha. Nah aku disuruh juga buka ig nya @puspitamygsari jadi si mbak ini adalah seorang dokter yang juga acne fighter. Dia sering update di ig tentang permasalahan jerawat dan menerapkan clean eating buat membantu menyembuhkan jerawatnya. Menurut si mbak, jerawat harus diberantas luar dalem. Skincare iya, pola makan juga iya. Jadi percuma kalau skincare nya getol tapi makanan yang masuk ke badan masih serampangan. Terbukti dari hasilnya si mbak ini jerawatnya lebih cepet sembuh karena diimbangi denga clean eating. Aku pikir-pikir bener juga, dari dulu aku cuma fokus sama skincare tanpa memperhatikan pola makan. 

Setelah itu aku bergerilya cari tau tentang apa itu clean eating di google dan youtube. Nyari-nyari resepnya juga, dan kebanyakan yang menerapkan pola makan ini adalah orang luar negeri. Aku baru ngeliat aja udah enek gak doyan gitu, trus kayaknya mau makan aja ribet banget yah pake konsep clean eating. Jadi apasih itu clean eating? Ini kesimpulanku sendiri yah... clean eating itu pola makan bersih dan sehat. Hindari terlalu banyak konsumsi karbo (terutama nasi putih), gula, tepung-tepungan, gorengan, pemanis dan pengawet buatan, junk food, susu atau produk dairy, soda, dan kafein. Makanan yang dikonsumsi hanya makanan alami dan di masak dengan cara yang sehat seperti tumis, rebus, kukus atau panggang. Dan setelah mencari tahu, aku pun bingung nggak tau harus memulai dari mana. 

4. Clean eating 

Setelah belajar tentang clean eating, aku juga banyak belajar tentang penyakit infertil yang di derita aku dan suami. Ketemulah youtube nya dokter fransiska, ig nya dr tommy gita pratama, ig nya dr zaidul akbar, beberapa hasil dari googling bloger dan kepoin sosmed artis yang juga menderita PCOS kaya titi kamal, fitrop dan beberapa selebgram lain. Ya.. aku rutin belajar cuma lewat sosmed dan internet aja. Aku mencoba mencerna hasil belajarku buat dirumuskan menjadi hal yang bisa dengan mudah aku dan suami praktekan. Karena kalau ditelan mentah-mentah sejujurnya susah banget buat dipraktekin, terlalu sempurna yang malah bisa bikin stres sendiri. Padahal kita berdua nggak boleh stres harus seneng dan bahagia. Singkat cerita aku diskusi sama suami, karena kita harus berubah mau nggak mau harus perlahan menerapkan clean eating ini. Karena kunci penderita PCOS dan oligozoospermia untuk bisa sembuh adalah gaya hidup yang sehat. 

Lucunya gini lo, aku semangat buat clean eating awalnya karena kepengin jerawatku sembuh dan punya kulit mulus seperti dulu kala. Ketimbang pengin hamil, aku lebih semangat buat nyembuhin jerawat. Jadi aku mikir, hamil itu bonus nanti yang penting jerawatku sembuh hehe.

Kembali ke clean eating, aku teringat dulu mamahku pernah nerapin food combaining dan punya bukunya. Aku carilah bukunya dan aku baca-baca lagi. Sekilas tentang food combaining ini adalah mengatur pola makan dengan membagi sumber makanan ke beberapa kategori yaitu asam (daging, ayam, olahan susu, ikan dan gandum), netral (lemak, gula, pati), dan basa (biji-bijian, buah, sayur, kacang). Konsep dasarnya adalah membuat kombinasi kategori makanan tersebut ke dalam menu makan sehari-hari agar tubuh tidak memproduksi asam yang berlebihan. Sejumlah makanan tidak boleh dikombinasikan secara sembarangan. Contoh kombinasinya adalah:
  • Protein tidak boleh dikombinasikan dengan karbohidrat, lemak dan protein lainnya.
  • Karbohidrat tidak boleh dikombinasikan dengan asam.
  • Gula tidak boleh dikombinasikan dengan makanan lainnya.
  • Buah dan sayur tidak boleh dikonsumsi bersamaan.
  • Buah dan susu boleh dikonsumsi saat perut dalam kondisi kosong. (sumber:alodokter.com)

Kelihatannya ribet ya, tapi menurutku ini adalah diet sekaligus clean eating paling gampang dan tetep bisa makan enak. Kalau diterapkan langsung ke menu makanan secara sederhana konsepnya gini: pagi makan buah, siang makan karbo nasi dengan sayuran, makan malam boleh pilih mau makan daging dengan sayur atau sayur dengan nasi tapi maksimal nggak boleh lebih dari jam 7 malem. Jadi makan karbo nggak boleh dibarengi protein. Misal mau makan daging pasangannya adalah dengan sayur atau sayur dengan nasi. Itu terserah kita. Dagingnya diusahain jangan di goreng. Sebenernya enak kan? Enak tapi prakteknya tetep susah haha. 

Oke, sekian dulu buat part 1. Aku sambung lagi di part 2 buat ngebahas lebih dalam tentang food combaining dan program hamil.
Continue reading Cerita Program Hamil Part 1 (PCOS dan Oligoozoospermia)

Wednesday, 6 November 2019

TOP Rekomendasi Kuliner Jika Berkunjung ke Purwokerto/Banyumas

Menjelang akhir tahun, rencana pada mau liburan kemana nih? Buat yang berencana berlibur ke kota Purwokerto atau Banyumas aku punya beberapa rekomendasi kuliner yang enak banget dan wajib di coba kalau kalian berkunjung kesini. Beberapa kuliner yang aku rekomendasiin beragam yah...... mulai dari yang tradisional dan khas sampai kuliner yang sebenarnya bukan asli/khas Purwokerto/Banyumas. Kenapa aku rekomendasiin? alasannya karena rasanya  yang enak, dan hanya ada di Purwokerto/Banyumas. Jadi mereka nggak buka cabang di kota lain. 

Semua yang aku share disini murni pengalaman kuliner pribadi yah, jadi aku sendiri juga udah cobain. Jaminan rasanya pasti enak dan ramah dikantong!

1. Soto Daging Sutri Sokaraja

Soto daging sapi terenak di dunia menurutku! hehe. Soto ini legend banget, udah ada sejak jaman dahulu kala. Dagingnya banyak, empuk dan khasnya soto disini adalah menggunakan bumbu kacang. dan ketupat. Jadi beda sama soto-soto yang lain biasanya kan kuahnya beningan dan pakainya nasi. Mungkin baru yang pernah coba rasanya agak aneh, tapi beneran ini enak banget. Kalau kesini harus cepet ya, karena diatas jam 1 atau jam 2 siang udah sold out. Lokasinya di sokaraja, bisa di search lewat google maps. 
Range harga Rp 20.000-Rp 30.000/porsi.

Source: Banyumurti.net

Source: doyankuliner.com


2. Soto dan Bakso Sami Asih
Bedanya sama soto sutri, kalau soto sami asih ada soto daging ayam dan bakso juga. Semuanya enak menurutku, dan sotonya masih khas dengan bumbu kacangnya. Soto sami asih ada 2 cabang lokasinya berdekatan. Tempat utamanya di Jl. Pramuka, cabang kedua di Jl. DI Panjaitan. Aku lebih suka makan yang di Jl. DI Panjaitan karena nggak begitu ramai dan pelayanannya cepet. Kalau yang di Jl. Pramuka selain rame, pelayanannya lama dan agak kurang nyaman tempatnya.
Range Harga Rp 18.000-Rp 30.000/porsi.

Source: kulinerpwt.tumblr.com

3. Umaeh Inyong
Buat yang suka kuliner tradisional, boleh mampir kesini ya. Menu makannya bervariasi dan khasnya Banyumas. Semuanya wajib dicoba karena enak semua! hehe. Jangan lupa pesen mendoannya juga. Truss buat yang suka sate kambing? cobain deh sate kambing kalibul disini enak banget, dagingnya superrrr empuuukkk!!
Range Harga Rp 5.000,00- Rp 50.000/porsi.
IG @umaeh_inyong

Source: IG umaeh_inyong


Source: travelingyuk.com

4. Ayam goreng Tantene
Ini juga kuliner legend nih.... dari zaman dulu tempatnya masih ala kadar sampai sekarang udah bagus banget dan buka beberapa cabang di kota Purwokerto. Menunya ayam goreng dan ayam bakar, ada menu pelengkap lain seperti tempe, tahu, dan pecel. Oya es telernya wajib cobain ya! Perpaduan yang mantap antara makannya ayam goreng dan minumnya es teler, yummyyyy
Range Harga Rp 2.000,00 - Rp 25.000

Source: foursquare.id



5. Oskab Ngalam Sorlem
Oskab ngalam itu maksudnya bakso malang ya, kalo sorlem itu artinya ngisor wit pelem (bawah pohon mangga) karena tempatnya memang dibawah pohon mangga, hehe. Ini bukan khasnya purwokerto sih, namanya juga bakso malang yaa khasnya malang kan hehe. Tapi tetep aja ini salah satu kuliner legend, kuliner bakso malang pertama banget yang ada di purwokerto dan masih bertahan sampai sekarang. Ada juga pilihan menu mie cwimie yang bisa dicoba.
Range Harga Rp 15.000 - Rp 35.000/porsi

Source: oskabngalam.com


Source: purwokertoguidance.com


6. Mendoan Sawangan
Khasnya purwokerto ya mendoan, jadi belum afdol kalo belum makan mendoannya purwokerto. Kalo pengin makan mendoan atau beli mendoan buat oleh-oleh, kamu bisa dateng kesini. Disini sedia mendoan yang udah mateng maupun mentah. Jadi nanti bisa beli sepaket ya mendoan mentah beserta tepung dan bumbunya dan kamu tinggal goreng aja.. tapii kalo bisa gorengnya, hehe. Soalnya goreng mendoan itu ada triknya, konon kalo yang goreng bukan orang asli purwokerto/banyumas pasti rasa dan teksturnya beda.

Source: jateng.tribunews.com

7. Susu sapi murni dan mendoan kriyik Baturraden
Masih dengan permendoanan... di Baturraden juga ada mendoan kriyik yang wajib di coba. Bedanya sama mendoan yang biasa apa? Kalau mendoan kriyik itu digoreng garing, ada remukan/kriyikannya. Sedangkan mendoan biasa digoreng setengah mateng alias mendo. Lokasinya di sepanjang parkiran lokawisata Baturraden. Sebenernya ini warung pinggiran yang berjejer dan jualannya sama semua. Ada susu sapi murninya juga, trus jahe susunya juga recomended soalnya pake susu sapi murni. Mantul banget makan disini karena suasana Baturraden yang dingin ditambah makan/minum yang anget-anget.
Mendoan Kriyik per porsi isi 10 Rp 30.000
Susu sapi murni Rp 8.000
Jahe susu Rp 10.000


8. Mie Ayam tunggal rasa dan Mie Ayam limas agung
Siapakah mie ayam lovers??? Cunggggg!! Banyak mie ayam enak sih di Purwokerto....tapi aku rekomendasiin top 2 terenak yaituuu mie ayam tunggal rasa yang berlokasi di GOR Satria dan mie ayam limas agung yang berlokasi di Jl. HR Bunyamin.
Range Harga Rp 11.000/porsi

9. Kedai Oramen
Kalau yang satu ini menunya khas makanan jepang. Ada ramen, sushi, takoyaki, okonomiyaki, ricebowl, dll. Ini kedai ramen asli purwokerto dan kebetulan ownernya kakak kelasku dulu pas kuliah. Enak, murah dan porsinya banyak. Mungkin kalo ichiban, sushi tei udah sering makan ya? cobain deh yang ini juga nggak kalah enak.
Range Harga Rp 10.000-Rp 30.000/porsi
IG @kedai_oramen

Source: ig @kedai_oramen


10. Kopi Keprok
Yang suka makan lodeh bisa cobain makan disini. Khasnya disini prasmanan kaya warung rames jadi ambil sendiri dan bisa nambah sepuasnya. Sayurnya kebanyakan lodeh ya ada lodeh terong, tempe, sayur asem, telur dadar, ayam kampung. Harganya juga murah cuma Rp 8.000/porsi buat nasi sayur. Tempatnya nyaman nuansa rumah jawa.
IG @kopikeprok
Source: pikdo.net


11. Warung Suren Baturraden
Mau makan rombongan bareng keluarga/temen tapi buget minim kalian bisa coba makan disini. Menu makannya porsi besar jadi untuk rame-rame. Ada ayam kampung, gurameh, cah kangkung, tempe/tahu, lembutan dll. Nggak ngerti tapi tiap makan disni jatohnya murah banget padahal pesennya banyak dan rame-rame. Pernah makan ber-7 bareng keluarga cuma habis 250ribuan. Rasa makanan juga enak, nggak mengecewakan. Tempat makan ini selalu rame ya apalagi di jam makan siang. Lokasinya di Baturraden.

12. Somay dan Bakso cuanki Wahyuningsari
Tempat makan ini berlokasi di Jl. Pramuka, dan udah berdiri sejak lama. Jadi sebenernya banyak kuliner legend yang aku rekomendasiin disini yang salah satunya adalah wahyuningsari. Range harga sekitar Rp 18.000,00/porsi.

source: purwokertoguidance.com


13. Pecel pincuk Berkoh
Menu makan yang satu ini pas banget buat makan siang. Porsinya banyak, harganya murah banget.. nasi pecel komplit+telur dadar cuma 11 ribu aja. Ada juga bakso, sop daging sapi, garang asem, dan rica-rica.

14. Bakmi Gareng Banyumas
Bakmi Gareng lokasinya di deket pasar Banyumas dan hanya buka pagi hari. Biasanya siang diatas jam 12 pasti udah habis. Sebenernya aku nggak tahu sih apa spesialnya bakmi gareng ini dibandingkan bakmi-bakmi yang lain. Karena aku nyoba juga belum lama ini. Kalau kata suamiku, dulu rasanya enak banget... semenjak dikelola anaknya jadi agak beda rasanya. Tapi tetep enak sih, hehe. Tetep wajib cobain kalau pergi ke Banyumas.

15. Tahu Kupat Mbah Djawi/Tahu Salam Banyumas
Tahu kupat mbah djawi lebih dikenal dengan sebutan tahu salam lokasinya bersebelahan dengan bakmi gareng. Jadi kalau kesini harus kuliner dobel yah, habis makan bakmi gareng lanjut tahu salam. Tahu salam itu mirip-mirip kaya tahu kupat bedanya ini kuahnya bening rasanya mirip tahu kecap tapi ada rasa rempahnya.  Ini salah satu kuliner tradisional Banyumas, udah ada sejak aku masih taman kanak-kanak... berarti udah hampir 25 tahun yang lalu. Harus pagi kalo kesini, agak siang pasti udah habis.

Source: katdata.id




Continue reading TOP Rekomendasi Kuliner Jika Berkunjung ke Purwokerto/Banyumas

Thursday, 4 July 2019

Review Elshe Skin Acne Series Part II

Postingan ini adalah lanjutan dari elshe skin acne series part I yang bisa kamu baca disini. Cerita sebelumnya, jerawat gede-gedeku muncul lagi yah karena berhenti pakai acne night t-gel. Setelah itu aku repurchase dan mulai telaten lagi pakainya. 

Suatu hari aku konsul lagi ke CS tentang jerawatku dan disaranin pake acne spot buat ngempesin jerawat batu + pakai smoothing serum buat mudarin bopeng. Tapi sejujurnya agak galau karena aku tertarik sama radiant skin serum. Radiant skin serum fungsinya buat ngilangin dark spot, bekas-bekas jerawat, sayangnya gak bisa buat bopeng dan gak bisa dipake di bagian kulit yang berjerawat :( Akhirnya aku mengakhiri kegalauan dengan beli radiant skin serum, berhubung waktu itu lagi diskon cuma 139.900 dari harga normal sekitar 200rb-an lumayan banget kan. Nah kita bahas satu-satu yaa mulai dari acne spot dulu.

Ini dia penampakan acne spot. Mungil banget cepet habis dan harganya 60 ribu dooong :( 



Dipakai malam hari setelah cuci muka dan toner, di oles langsung ke bagian kulitt yang berjerawat terutama yang ada jerawat batunya. Bisa juga buat bruntusan sih. Teksturnya krim, ada sensasi mint waktu dipakai.... jadi adem enak banget di wajah. Aku pakai udah hampir habis 1 pot kecil ini. Efeknya nggak ngerti sih menurutku kurang berasa nggak secetar si acne night t-gel. Ngempesinya cukup lama, isinya dikit dan harganya mahal. Jadi kemungkinan gak akan aku repurchase.

Lanjut si radiant skin serum. Kemasanya botol kaca isi 20ml. Isi serumnya bener-bener penuh padet sebotol pakainya juga dikit-dikit gak perlu banyak-banyak jadi nggak rugi laahh wkwkwk. 



Teksturnya cair dan bening. Yang gak aku suka dari serum ini adalah baunya, kurang enak menurutku. Tapi gak masalah si, setelah di apply dan meresap lama-lama gak berbau. Sukanya adalah cepet meresap di kulit. Cara pakainya di tetes bagian kulit yang ada dark spotnya sambil di pijat perlahan sampai serum meresap. Mau dipakai sewajah juga boleh asalll gak ada bagian kulit yang sedang berjerawat. Setelah dipakai serumnya agak lengket yah, tapi gak lengket banget kok. Bisa ditoleransi. Kalaupun setelahnya pakai makeup juga nggak ada masalah fine-fine aja bisa nyatu dgn makeup. Cuman aku ngerasanya kalau pake serum trus ditimpa  makeup, kulitku jadi lebih berminyak. 

Hasil pemakaian serumnya oke, lumayan ngefek buat memudarkan dark spot dan bekas-bekas jerawat. Cuman sabar yaaahh gak instan, hasilnya pelan tapi pasti asal telaten tiap hari pake. Meski hasilnya gak instan, pake serum ini efeknya lebih cepet dibandingkan pake acne spot yg fungsinya buat memudarkan bekas jerawat. Kalo pake acne spot mungkin bisa sampai bertahun-tahun belum tentu bisa sebagus serum hasilnya. Serum ini bisa di pake pagi dan malem. Aku lebih suka pake malem sih lebih maksimal aja rasanya. Truss kalo kulit lagi jerawatan atau beruntusan aku stop dulu, nanti dipakai lagi setelah jerawat ilang. Soalnya kalo tetep dipaksain make bakal bikin kondisi kulit makin parah. Sekarang aku baru pakai 1/4 isi serum dgn pemakaian kurang lebih hampir 3 bulan. Mau liat dulu hasil pemakaian 1 botol, kalo cukup bagus aku bakalan repurchase serum ini. 
Continue reading Review Elshe Skin Acne Series Part II

Friday, 5 April 2019

Review Elshe Skin Acne Series Part I

Aloohaaa... 
Di postingan awal bulan April ini aku mau share review salah satu skin care yang lagi hits banget. Kliniknya based in Yogyakarta, yaitu Elshe Skin. Masih ada yang belum tau tentang Elshe Skin??? Kamu perlu cek IG nya dulu ya biar paham, hehe. Aku salah satu orang yang tertarik banget buat nyoba elshe skin karena liat review dari pemakainya cenderung positif. Sejauh ini aku udah pakai acne seriesnya selama 6 bulan, dan mau masuk bulan ke 7. 

Langkah pertama karena aku bukan orang Jogja dan nggak memungkinkan buat konsultasi langsung di kliniknya, jadilah aku konsultasi lewat Line. Kalian bisa cek official ig mereka buat add line-nya elshe skin. Setelah itu proses konsultasi dilakukan lewat chatting Line. Admin elshe skin akan menanyakan beberapa pertanyaan yang harus dijawab, kita juga wajib kirim foto kondisi kulit terkini tanpa make-up. Tujuannya buat mendeteksi kira-kira produk apakah yang bisa direkomendasikan untuk masalah kulit kita.

Nah dari hasil konsultasi itu aku disarankan pakai produk ini:

1. Acne refresh toner            : 60.000
2. Acne cleansing wash        : 60.000
3. Daily protection gel          : 85.000
4. Acne night T (gel)            : 80.000
TOTAL                                 : 285.000
Jenis kondisi kulitku:
1. Oily, acne prone
2. Jerawat postulat (jerawat mateng yang gak ada matanya di pipi kanan kiri. Jadi cuma mateng gede aja gak pecah, mirip jerawat batu) 
3. jerawat komedo whitehead (jerawat kecil-kecil yang mengeluarkan whitehead di area garis rambut & sekitar jerawat postulat)

Cara pemakaian produk:

#Pagi hari
cuci muka pakai cleansing was > refresh toner > daily protection gel > lanjut makeup seperti biasa.
Oya, daily protection gel udah mengandung spf yaa jadi gak perlu sunblock lagi. 

#Malam hari
cuci muka pakai cleansing was > refresh toner > acne night t gel (dipakai hanya pada area kulit yang berjerawat saja).

Selama awal pemakaian aku fokus cuma pakai produk elshe skin aja. Tapi tetep aku barengin perawatan lain seperti pakai exfoliating scrub dan masker.

Result:

Pemakaian produk mulai terlihat di minggu ke-2. Efek di kulit yang terasa adalah kulit jadi kering dan mengelupas di area yang berjerawat. Jadi rasanya kulit muka kayak kapalan gitu gaess hahaha. Sebenernya gak boleh diklopekin sih ya. Tapi tanganku gatel, ngelopek2in kulit yang ngelupas ituuu.
Aku ngerasanya gini, produknya ngeringin jerawat sekaligus mengangkat sel-sel kulit mati bekas jerawat.. makanya kulit jadi kering dan pada ngelopek. Pas lagi ngalamin ini harus sabar pokoknya, karena kalo pakai makeup nggak banget dah... bedaknya jadi cakey pecah-pecah gak nge-blend wkwkwk.

Buat jerawat postulat prosesnya lebih lama lagi buat bikin jerawatnya bener-bener kempes sampai ke akar-akarnya dan hilang, bisa makan waktu 3-4 minggu. Sedangkan jerawat-jerawat kecil bisa musnah dalam waktu kurang lebih 1 minggu. Bagusnya karena pengelupasan, bekas jerawat jadi gak menghitam... warnanya cenderung nge-pink dan lebih gampang dihilangin. Aku telatenin juga pake exfoliating scrub dan masker jerawat buat menyamarkan bekas jerawatnya. Setelah melalui proses pengelupasan, kulit kembali kalem tinggal ngilangin bekas-bekas jerawat dan bopeng.

Tiga bulan pemakaian pertama hasilnya bener-bener bagus, bersih, bekas jerawatnya juga nggak parah, cuman memang masih meninggalkan bopeng. Aku PMS bahkan gak jerawatan sama sekali loo. Nah... salahnya nih, aku berhenti pakai acne night t gel karena ngerasa wajahku udah bersih gak ada jerawat. Padahal, didalam lapisan kulitku masih ada benjolan calon munculnya jerawat. Karena menggampangkan jadi ku abaikan calon bakal jerawat itu. Setengah bulan gak pakai acne night t gel, pas giliran PMS muncul 5 jerawat postulat sekaligus. Mana gede-gede buangett lagi :( 
Calon jerawat yang dulu aku abaikan akhirnya jadi jerawat beneran. Karena panik, aku konsul lagi lewat Line. Kata cs-nya aku nggak tuntas pake acne night t gel. Produk ini harus terus dipakai sampai kulit bener-bener sembuh tuntas dari jerawat dan nggak ada benjolan atau bakal jerawatnya.

Akhirnya aku pakai lagi lah tu si acne night t gel. Yang bikin kesel, aku mulai prosesnya lagi dari awal... wajah kering, mengelupas. Jadi kesimpulanku, kalo berhenti dan lanjut pakai lagi bakal keulang prosesnya dari awal. Yaaa gimanaaa salahku deweee kan :(

Saat ini wajahku masih dalam proses pengelupasan dan nyembuhin jerawat postulat yang belum mengempes juga. Proses penyembuhan jerawat juga gak instan, bisa makan waktu sampai 3 bulan pemakaian, baru kamu bisa liat hasilnya. Ini menandakan elshe skin produk yang cukup aman yah digunakan. Sejauh ini, dibandingkan pake skin care dari klinik kecantikan lain.. aku cocok pakai elshe skin. Tentunya setelah erha yaah, kalo erha cocok banget tapi gak cocok harganya cyyn. Maklum sobat misquueeennn.

Repurchase? Yes,, karena aku cocok... jadi berencana mau pake elshe skin sampai jerawat tuntas.








Continue reading Review Elshe Skin Acne Series Part I

Monday, 31 December 2018

Sharing Bekerja di Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial Republik Indonesia


Sebelum masuk ke topik, alhamdulilah udah memasuki penghujung tahun. Alhamdulilah atas semua pencapaian, nikmat dan rezeki yang Allah swt berikan. Tahun ini tahun paling nggak produktif buat nulis, karena udah sibuk dengan kerjaan jadilah waktu menulis terbengkalai. 

Di kesempatan ini, aku mau sharing tentang kerjaanku sekarang di PKH. Aku dari dulu pengin share tentang topik kerjaanku ini tapi karena dulu pengetahuanku tentang kerjaan masih minim. Akhirnya aku putuskan untuk share di 1 tahun kerja. 1 tahun kerja di PKH gimana rasanya? Aku ngerasanya seneng, seru, enak dan betah. Hampir semua orang yang kerja di sini semuanya pada betah, awet-awet juga. Kalaupun mereka resign, pasti resign-nya karena keterima PNS. Waah seenak apakah kerja disini? Yuk kita simak... 

Apa itu PKH? 
Aku nggak akan menjelaskan secara teoritis dan texbook yak, hehe. PKH itu singkatan dari Program Keluarga Harapan, sebuah program pengentasan kemiskinan milik Kementerian Sosial Republik Indonesia. Program ini sudah ada sejak tahun 2007, jadi udah 11 tahun program ini berjalan sejak pemerintahan Presiden SBY dan dilanjutkan ketika kepeminpinan presiden Jokowi. PKH ini adalah program pengganti BLT, pernah denger kan? Bantuan yang dulu kalo diberitakan pasti penyalurannya ricuh. Tujuannya apa kok ada PKH? tentu untuk pengentasan kemiskinan, membantu ekonomi masyarakat miskin, dan untuk kesejahteraan keluarga miskin. Tapi program ini disalurkan dengan cara yang lebih mendidik. Di program ini, pemerintah memberikan bantuan berupa uang dengan nominal tertentu yang akan disalurkan ke rekening penerima bantuan. Nah siapa yang menerima bantuan? Mereka adalah RTSM (Rumah Tangga Sangat Miskin) dan RTM (Rumah Tangga Miskin). Syarat utama harus miskin, syarat selanjutnya harus memiliki komponen. Komponennya apa? Mereka harus memiliki setidaknya salah satu komponen, seperti adanya anak usia sekolah, anak balita, ibu hamil, lansia dan disabilitas. Jadi bisa dibilang PKH adalah bantuan sosial bersyarat. Jika hanya miskin tapi tidak memiliki komponen, tentu nggak akan dapet bantuan ini. 

Syarat Menjadi Pegawai di PKH? 
Seleksi pada umumnya dilakukan secara nasional serentak seluruh Indonesia. Yang menyeleksi juga dari kementrian. Tapi kadangkala ada juga seleksi yang dilaksanakan oleh kabupaten berdasarkan persetujuan pusat dikarenakan kebutuhan SDM yang mendesak.
Semakin tahun, syarat untuk melamar di PKH akan semakin ditingkatkan standarnya. Dulu min pendidikan SMA, D3, D4 masih bisa mendaftar. Sekarang udah gak bisa, min S1. Apakah SDM yang dulu pendidikannya belum S1 dikeluarkan dari PKH? Tentu tidak. Masih tetap bekerja di PKH. Syarat lain adalah memiliki pengalaman di bidang pemberdayaan atau yang sejenis. Usia maksimal 35 tahun pada saat melamar. Latar belakang pendidikan, seingatku semua jurusan bisa melamar kecuali teknik dan kedokteran. Seingatku loh yaa maap kalo salah. Dan ada nilai plus buat pelamar dengan latar belakang pendidikan kesejahteraan sosial. Kebanyakan yang kerja disini anak-anak FISIP & Fakultas Pendidikan. 

Posisi dan Jenjang Karir di PKH 
Bekerja di PKH ada beberapa posisi yang bisa di lamar: 

1. APD (Administrasi Pangkalan Data)/ Operator 
Yang kerja di bagian ini harus lulusan IT. Kerjaannya berkaitan dengan database, administrasi pemberkasan. Kerjaanya by sistem dan aplikasi. Mereka adalah orang-orang yang mengembangkan sistem data di PKH agar dapat mudah digunakan oleh siapa saja. Di APD ini nantinya juga akan dibagi lagi menjadi beberapa divisi. APD ngantornya di kantor Dinsospermasdes (Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa). 

2. Pendamping Sosial 
Nah aku kerja di posisi ini. Jadi paham banget yah. Hampir semua jurusan bisa melamar di posisi ini. Kalau kataku, kerja sebagai pendamping sosial itu paling seru dan paling kompleks kerjaannya. Kita para pendamping adalah ujung tonggak dari kesuksesan program. Jadi, sukses tidaknya program ini bisa diukur dari kinerja pendamping. Pendamping kerjaanya bersinggungan langsung dengan kondisi lapangan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat miskin. Kita yang paling tahu permasalahan apa saja yang terjadi di lapangan. Kerjanya gini gaes.. nanti kita akan ditempatkan di Kecamatan (biasanya di Kecamatan yg sesuai dengan domisili/KTP-mu). Satu Kecamatan nantinya ada beberapa pendamping sosial. Kalau di Kecamatanku ada 8 pendamping sosial. Selanjutnya, dibagi lagi untuk memperoleh desa dampingan. Satu orang bisa dapet 1 sampai 2 desa, tergantung banyaknya desa di kecamatan tersebut. Di desa tersebut nantinya ada para penerima PKH yang harus didampingi oleh pendamping sosial. Berapa jumlah orang yang didampingi dalam satu desa? Macem-macem gaes, kalau yang lokasinya agak kota biasanya penerimanya nggak begitu banyak. Tapi kalau udah masuk di desa sampai desaaa banget itu penerimanya lumayan banyak. Kayak aku sendiri dapet 2 desa dengan total dampingan 423 orang. Hmm banyak banget gaes, saya udah mulai mumet wkwkwkw. Kerjaanya ngapain? Banyak. Diantaranya penyaluran bantuan, verifikasi, validasi, pemutakhiran, P2K2, FDS, pemberdayaan dan lain sebagainya. Kita pula yang mengontrol jika ada penerima yang tidak tepat sasaran. Misalnya ternyata dia orang kaya/mampu. Dan masih banyak lagi kerjaanya yang kalo diceritain satu persatu bakalan jadi novel. Kita ngantornya dimana? Sekretariatnya di kecamatan penempatan dan di desa dampingan. Jadi kita blusukan ke desa-desa kerjaanya, itu yang bikin seruuu hehe. 

3. Supervisor 
Supervisor atau SPV bisa dibilang atasannya langsung para pendamping sosial. Mereka inilah orang-orang yang mengontrol kinerja pendamping sosial. Membantu mengurus jika ada masalah dilapangan. Contohnya, ada anak nakal/bermasalah, anak putus sekolah, orang yg ekonominya sudah mampu tapi tidak mau mengundurkan diri dari PKH dan masih banyak kasus-kasus lainnya. Selain itu mereka pula yang mengontrol jalannya FDS dan melakukan coaching FDS kepada pendamping sosial. FDS singkatan dari Family Development Season atau sesi peningkatan kemampuan keluarga. Semacam pemberdayaan melalui pemberian materi pengetahuan kepada para peserta penerima PKH. Materinya beragam mulai dari kesehata, keuangan, gizi, parenting dan lain-lain. SPV ngantornya di kantor Dinsospermasdes. Kalau di Kabupatenku, SPV ada 5 orang dan 1 orang SPV membawahi 4-8 Kecamatan. Jadi mereka harus rutin kunjungan ke kecamatan-kecamatan tersebut. 

4. Korkab (Koordinator Kabupaten) 
Korkab adalah orang yang ditunjuk sebagai pemimpin atau koordinator program PKH dalam suatu kabupaten. Jabatan tertinggi dalam suatu kabupaten dipegang oleh korkab. Korkab biasanya 1 orang, tapi masih mungkin ditambah sampai beberapa orang. Tergantung banyaknya penerima PKH dan SDM PKH dalam Kabupaten tersebut. Fungsi dan tugas korkab yaa sebagaimana koordinator pada umumnya, mengawasi, koordinasi, targeting, mereka yang memiliki tanggung jawab paling besar dalam pelaksanaan program PKH di Kabupaten. Ngantornya di kantor Dinsospermasdes. 

5. Korwil (Koordinator Wilayah) 
Korwil ini atasannya korkab, kerjaanya hampir sama dengan korkab. Hanya saja korwil posisinya di tingkat provinsi. Kalau di provinsi jawa tengah ada 3 orang korwil. Satu orang korwil membawahi beberapa kabupaten yang menjadi tanggung jawabnya. 

Lanjut ngomongin tentang jenjang karir yaa.. Sebelum ke jenjang karir, di PKH itu boleh misal dia tadinya APD tapi minta mutasi jadi pendamping sosial atau tadinya pendamping sosial mutasi jadi APD (dengan syarat harus lulusan IT). 
Kalau jenjang karir, pendamping sosial bisa menjadi supervisor dengan syarat pendidikan harus lulusan kesejahteraan sosial (makanya di awal aku bilang lulusan ini punya nilai plus dibanding yg lain) 
Dari pendamping sosial/APD bisa jadi korkab dengan syarat memiliki kinerja yang baik (biasanya mereka lebih menonjol dibanding yg lain) dan minimal sudah mengabdi beberapa tahun di PKH. Kalau di Kabupatenku kemaren ada seleksi korkab dgn syarat minimal udah mengabdi selama 4 tahun. Dan ini ada seleksinya lagi yaa.. begitu juga dari korkab bisa menjadi korwil dengan syarat tertentu. 
Sistem jenjang karir di PKH itu gak mesti ya, gak selalu tiap tahun ada. Semuanya tergantung kebutuhan wilayah/ kabupaten tersebut. 

Status Kepegawaian di PKH 
Di PKH itu statusnya pegawai kontrak pemerintah. Kontrak sampai berapa lama? Sampai usia pensiun, yakni 60 tahun. Sistem kontraknya perpanjangan setiap setahun. Jadi di akhir tahun akan ada evaluasi kinerja yang diselenggarakan oleh Dinsospermasdes untuk melihat apakah kita layak dilanjutkan kontrak kerjanya atau tidak. Kalau kita kerjanya bener, gak bermasalah Insha Allah aman. Kalau diterima jadi PNS wajib resign dari PKH atau kalau kita pengin resign sewaktu-waktu dari PKH karena alasan tertentu juga diperbolehkan. Selama kita masih betah di PKH, masih bisa lanjut terus sampai usia pensiun. Tapi gaess kabar baiknya di tahun 2019 semua pegawai PKH akan berubah statusnya menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara) dengan status P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) jadi sudah setara PNS. Syaratnya nanti akan ada seleksinya lagi dan minimal sudah 1 tahun bekerja di PKH. 

Gaji di PKH 
Ini yang paling menarik yah, masalah gaji hehe. Secara nominal pasti tidak akan aku sebutkan, karena kurang etis. Siapa yang menggaji kita? Tentu dari Kementrian Sosial, karena kita kontraknya langsung dengan kementerian. Sistem gaji di PKH menurutku fair banget. Semakin dia senior & lama bekerja di PKH semakin tinggi gajinya. Gaji kita yang junior-junior baru setahun kerja di PKH beda dengan yang udah 5 bahkan 11 tahun kerja di PKH. Jenjang pendidikan tidak mempengaruhi besaran gaji. Yang mempengaruhi adalah lamanya bekerja. Tapi jika nanti statusnya berubah menjadi ASN, besaran gaji akan sangat berpengaruh tergantung pada jenjang pendidikanmu. Jadi meskipun kamu masih junior tapi pendidikanmu udah S2 gajimu bakal lebih gede dari yang senior tapi pendidikan D3. Oya, gaji setiap posisi juga beda-beda yah.. setiap tahunnya juga pasti akan ada kenaikan gaji. 

Besarnya gaji untuk pendamping sosial buat yang junior setara dengan PNS gol IIIc, semakin senior berarti semakin tinggi gajinya. 
Gaji APD/operator lebih tinggi diatasnya pendamping sosial yang senior. Gaji suprevisor 2x nya gaji pendamping sosial. 
Gaji korkab 2x nya gaji APD, yaa beda tipis sama supervisor. 
Gaji korwil, aku nggak tahu hehe. 

Gaji yang dibayarkan adalah gaji kotor. Nantinya akan dipotong lagi untuk iuran BPJS kesehatan, ketenagakerjaan, dan pensiun. Selain gaji ada apa lagi? Ada uang BOP (Biaya Operasional) yang diberikan setahun 4x. Ada dana sharing kabupaten (tergantung kabupaten masing-masing ada gaknya. kabupatenku gak ada, hiks) kalau dana sharing itu berdasarkan info dikasihnya setiap bulan. Ada honor diluar tugas pokok pekerjaan/ tugas-tugas istimewa tambahan yang besarnya ratusan ribu hingga jutaan (tergantung kondisi yg dihadapi). Ada juga kabupaten yang ngasih motor secara hibah ke para pendamping sosial. Lagi-lagi tergantung kabupatennya. Oya, gak ada THR ya jadi jangan ngarep wkwkwk. Tapi beda ceritanya kalo udah ASN bakal ada THR dan gaji ke-13. 

Keuntungan Bekerja di PKH 
Menurutku hal paling tak ternilai adalah pengalaman kerja dan ilmu selama bekerja disini. Kita jadi melek tentang program-program pemerintah. Jadi itu yang dikit-dikit nyalahin pemerintah tenggelamkan sajalah, hahaha! Punya banyak pengalaman pemberdayaan dan pendampingan. Kita disini dituntut menjadi the real agent of change sekaligus problem solver. Karena akan ada banyak sekali permasalahan yang muncul dan kita diharuskan berpikir serta bertindak cepat untuk memberikan solusi. Keuntungan lain juga banyak diklat dan pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan skill para pegawai PKH. Diklatnya itu juga beda, gak sekedar teori-teori aja tapi juga diklat praktek. Pokoknya seneng deh kerja disini, banyak tantangannya, banyak keseruannya. 

Mungkin saat ini cuman itu yang bisa aku share, silahkan buat yang mau tanya-tanya atau diskusi bisa komen di kolom komentar yaa.. So, gimana apakah kalian berminat kerja di PKH??!
Continue reading Sharing Bekerja di Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial Republik Indonesia

Friday, 2 November 2018

Untuk Kamu Hey Para Wanita Single!

Sebenernya postingan ini bisa jadi nggak hanya ditujukan buat cewe aja sih tapi cowo juga bisa. Behubung aku cewe, aku mau bercerita berdasarkan sudut pandangku sendiri sebagai cewe. Aku mau ngebahas tentang pengalamanku sendiri bahwa ketika statusku beralih dari single menuju married banyak hal yang berubah dalam hidupku. Nggak dipungkiri aku sempat kaget di awal, ih kok gini yaa? kok gitu yaa? Seringkali bahkan hidup tidak sesuai rencana, jauh dari harapan. Dan ternyata nggak cuma aku yang merasakan. Ngobrol sana-sini bareng sesama ibu-ibu, ternyata mereka mengalami hal yang sama. Eits tapi jangan merasa senang dulu dengan status "mumpung masih single". Justru kalianlah para wanita single harus sudah mulai memikirkan masa depanmu sendiri. Terutama buat yang udah pada kerja, punya penghasilan sendiri.

Sebagian besar para single (nggak semua mungkin yah, karena aku sendiri termasuk yang iya) mereka nggak begitu mikirin masa depan. Begitu kerja punya gaji sendiri lantas uangnya dipakai buat senang-senang foya-foya dengan segala gemerlap dunia. Nggak ada salahnya sih memanjakan diri sendiri, selagi masih muda, masih sehat, masih belum punya buntut. Tapi perlu juga mikirin tabungan masa depan biar gajinya gak habis-habis melulu.. biar ada bekasnya.. ada hasilnya selama ini kamu kerja. Belilah sesuatu yang berbekas, mobil mungkin, rumah, emas, barang-barang elektronik yang nantinya bakal berguna banget, kalo bisa malah investasi reksa dana, deposito atau investasi lainnya.

Faktanya ketika masih single, masih numpang orang tua mungkin nggak begitu mikirin biaya hidup.. jadi gaji pasti nyisa banyak. Nah kalo yang perantauan yaa pasti ada lah biaya hidup tapi nggak akan sebesar biaya hidup setelah menikah nanti. Kadang-kadang malah untuk para fresh graduate di awal-awal kerja masih sering dikirimin uang sama orang tua. 

Begitu menikah, jebreeeeeeeeettt kita kaget sekaget-kagetnya. Kemudian penyesalan datang bertubi-tubi. Yaampun dulu duit hasil kerja kemana ajaa kok bisa sekarang udah nikah malah kere nggak punya duit banget 😭

Aku pengin cerita ini cerita nyata yang dialami temenku sendiri, sebut saja Melati (kalo mawar sudah terlalu mainstream yeess). Dia pas single kerja dengan penghasilan yang lumayan lah untuk ukuran single. Dia mengakui sendiri kalo waktu dulu kerja kayak nggak butuh uang. Uang gajinya dipake aja buat seneng-seneng, buat dikasih ke orang tua. Bahkan nabung aja enggak. Setelah menikah, masih numpang orang tua dan segala kebutuhan masih disokong sama bapaknya. Bapaknya pencari nafkah tunggal, ibunya IRT, adiknya masih kuliah. Begitu hamil, dia resign cuma suaminya yang kerja dan katanya sih penghasilannya cuma ngepas. Nggak lama kemudian bapaknya meninggal. Kagetlah dia sekaget-kagernya karena pencari nafkah utama meninggal. Yang tadinya enak, apa-apa tinggal nerima tinggal pakai sekarang nggak bisa lagi. Nggak ada lagi yang bisa diandalkan untuk membiayai hidup. Hanya bergantung pada suaminya juga amat sangat nggak mungkin. Di tengah-tengah keterpurukan, temenku dan keluarganya berusaha bangkit. Melati mulai mencari kerja lagi, adiknya yang kuliah akhirnya resign karena nggak ada biaya dan memutuskan bekerja untuk bisa membiayai hidup.

Pelajaran apa yang bisa di petik dari kisah di atas?? Nah loo.. kok kayak soal Bahasa Indonesia yak hihi...

Aku mau bilang bahwa merencanakan masa depan itu sangat penting. Meski masa depan itu penuh ketidakjelasan, penuh dengan misteri dan kadang berjalan diluar kendali kita. 

Buat yang udah kaya 7 turunan atau nikah sama konglomerat, mending stop jangan dilanjut baca 😁 Yang terjadi pada tiap-tiap orang memang berbeda. Beda pula sama kasusku. Cerita sedikit... 9 bulan awal pernikahan posisiku masih LDM karena lagi studi S2, jadi kalo pulkam pun ke rumah ortu/mertua. Bener-bener nggak mikirin biaya hidup sama sekali, kecuali biaya hidup ngekos. Itupun ditanggung sama beasiswa. Jadi asli dah hidupku aman tentram damaiii. Aku kaget dan mengalami krisis finansial keluarga setelah hidup misah dengan orang tua/mertua. Kurang lebih setelah menikah 9 bulan lamanya. Aku lulus kuliah, kita memutuskan buat hidup mandiri pisah dengan ortu/mertua. Posisiku belum kerja, jadi cuma ngandelin penghasilan suami. Terlebih kita punya cicilan mobil yang nominalnya nggak sedikit. Luar biasa rasanya, tapi itu adalah proses yang memang harus dijalani. Karena aku dan suami bertekad sesusah apapun hidup kita harus bisa mandiri.

Namanya baru belajar mandiri, semuanya bener-bener learning by doing. Meskipun waktu itu kita punya tabungan, aku juga punya simpanan sisa dari uang beasiswa. Nyatanya mengatur keuangan keluarga nggak semudah membalikkan telapak tangan. Kita kaget karena ternyata pengeluaran orang yg udah menikah segini banyaknya. Dulu pas masih single aku nganggep gaji 4 juta itu berasa banyak banget. Setelah menikah, 4 juta itu berasa butiran debu... lewat-lewat doang dah ngepas banget buat sehari-hari. Mau nyisihin buat saving juga gak bisa. Di awal-awal bulan kita hidup mandiri pengeluaran bener-bener membengkak, sampai harus nyuilin duit tabungan. Lama kelamaan duit tabungan pun menipis. Ditambah aku yang nggak kunjung dapet kerja. Streess banget rasanya waktu itu, berasa jadi orang termisqueeenn sedunia. Kereee banget, duit ngepas-ngepas banget, super prihatin bahkan sempet pakai kartu kredit buat nombokin biaya ini itu (ini salah banget sih, belakangan aku nyeseeelll kenapa dulu pake kartu kredit).

8 bulan nganggur, akhirnya aku dapet kerja. Suami juga pindah dinas di perusahaan yang Alhamdulilah kesejahteraannya lebih bagus. Perlahan tapi pasti kita mulai memperbaiki kondisi finansial. Meski dengan kondisi keuangan yang udah jauh lebih baik pun, kita masih struggling. Yaa kadang-kadang masih suka pasang surut. Ada aja pengeluaran nggak terduga. 

Kadang yang bikin aku heran adalah ketika ada temen yang masih single dia bilang gini, "hey ayo jalan-jalan piknik napa jangan diem-diem bae, keliling Indonesia kek apa main keluar negeri. Gak bosen disitu-situ aja?" atau "Ayo besok malem kita nongki-nongki". 

Gapapa sih kalian ngajakin asal dibayarin atau kalo posisiku lagi tajir melintir.

Bisa lah pakai kalimat yang lebih menjaga perasaan contohnya, "Yuk kita rencanain lagi liburan bareng temen-temen."

Kadang, inginku berkata kasar. Kalian ngomong seenak jidat yah, gak tau yak kalo bahas duit itu sensitip... tiiiittttttttttttttttttttttt

Helooow, kalian para single yang belum merasakan kejamnya kehidupan. Tunggulah saatnya kalian juga akan tiba (ngomong sambil pake mimiknya mak lampir). Kalian para single yang belum memikirkan masa depan mau di bawa kemana, tolong jangan ngomong begitu sama temanmu yg udah menikah. Prioritas kalian aja udah beda. Yang nikah udah mulai mikirin nabung buat beli rumah, beli mobil, beli perabotan rumah tangga, buat pendidikan anak, duitnya berbekas untuk kebutuhan masa depan. Sedangkan kalian masih mikirin seneng-seneng. Besok mau liburan kemana, mau kulineran apa, mau beli tas branded apa. mau mborong skin care apa.

Setelah menikah, hidup kita akan berbeda banget, berubah banget 100%
Ya tanggung jawabnya, ya kebutuhannya. Ini serius aku pernah uang di atm bener-bener tinggal 100 ribu dan kita nggak punya pegangan apapun (semisqueeen itu permisah). Kalo flashback aku bener-bener bersyukur dengan kondisiku yang sekarang. Aku bersyukur mampu melewati masa-masa sulit. Dan aku jadi lebih menghargai uang. Dulu suka iri kalo liat temen posting jalan-jalan, suka kepengin juga. Tapi balik lagi, prioritas kita beda. Jalan-jalan boleh asal ada bugetnya dan berusaha buat nggak dikit-dikit kepengin biar kondisi keuangan tetep waras. Karena kondisi keuangan yang waras adalah salah satu koentji ketentraman dalam hidup berkeluarga.

Jadi para single, sudah sesiap apa menghadapi masa depan?

Continue reading Untuk Kamu Hey Para Wanita Single!

Tuesday, 16 October 2018

Minimalism Lifestyle Challenge


Hai-haiii... btw akhir-akhir ini aku lagi tertarik banget sama gaya hidup minimalis ala bule gitu. Gara-garanya aku nemu sebuah video di Youtube ada seorang bule punya gaya hidup simple serba minimalis. Dari rumahnya, perabotan, barang-barang pribadi juga dan itu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dimana mereka bisa hidup secara produktif hanya dengan memiliki sedikit barang. Artinya, belilah sesuatu yang benar-benar hanya dibutuhkan saja. Dengan begitu, mereka juga merasa hidupnya lebih bahagia dan minim stress. Aku pikir ini juga udah menjadi semacam lifestyle generasi milenial di barat sana. Karena memang generasi kita lebih banyak yang menyukai sesuatu yang simpel-simpel, tul gaak? Menurutku ini amat sangat menarik sih, sekaligus ide bagus buat tipe orang sepertiku yang terlalu perfeksionis dalam segala hal.


Source: Pinterest

Rumah = Tempat Sampah

Setelah terinspirasi, aku lagi berusaha banget buat nerapin gaya hidup minimalis ini. Tapi buat kaum hawa, masalah terbesar dari kita-kita ini adalah doyan belanja. Kadang beli doang, dipakai kagak. Kadang beli karena laper mata, beli sesuatu karena lagi tren, beli karena ngeliat temen kita pake terus kita jadi kepengin. Nah iniii nihh yang harus di koreksi. Pada akhirnya kita cuma numpuk-numpuk barang di rumah yang bikin rumah jadi penuh, sumpek dan terlalu banyak barang yang gak perlu. 


Source: Pinterest

Lets Get Started!

Coba deh cek barang apa yg paling nyampah dirumahmu?? Kalo aku sih sebenernya nggak ada, tapi koleksi dari baju, tas, sepatu dan skin care cukup banyak dan bikin penuh kamar. Setelah di pikir-pikir emang palingan baju yg di pake itu-itu doang, sepatu juga itu-itu doang, skin care yang gak cocok juga akhirnya gak kepakai.

Kalau udah menyadari, alangkah baiknya kita mulai mereduksi barang tersebut satu persatu.

1. Baju, seleksi pakaian yang paling sering kamu pakai dan yang udah gak pernah dipakai sama sekali. Seleksi juga mana baju-baju yang udah gak muat, udah kayak gembel bisa dijadiin lap 😆 atau baju-baju yang modelnya udah out of date. Kalau udah, kamu tinggal mutusin apakah baju-bajumu itu mau disumbangkan atau di garage sale.

2. Sepatu, pilih mana sepatu yang paling nyaman, yang model dan warnanya bisa nyambung ke outfit mana aja dan yg paling sering dipakai. Sepatu-sepatu yg udah gak muat, gak pernah dipakai, jebol, atau kondisinya sudah jelek lebih baik segera disingkirkan. Buat sepatu yang gak pernah dipakai tapi kondisinya masih bagus juga lebih baik disumbangkan atau garage sale. 

3. Tas, mungkin tas-tas yang udah rusak bisa diperbaiki atau di buang. Tas kesayangan silahkan dipertahankan, kalo udah nggak pernah dipakai bisa disumbangin atau garage sale.

4. Skin care/ make-up, banyak nih cewe-cewe zaman now yang skin care/ make-up addict apa-apa di beli padahal belum tentu kita membutuhkan itu, dan belum tentu cocok juga di kulit. Pada akhirnya nggak dipakai, dibiarin sampai kadaluarsa. Sayang kan, mubadzir juga L Soal skin care pertama-tama kita harus tau dulu kebutuhan kulit dan kebiasaan kita dalam menggunakan skin care/make up untuk menghindari membeli yang tidak dibutuhkan. Misalnya nih, kita nggak pernah pakai serum wajah karena pakai moisturizer aja udah cukup, yaudah gak usah deh kita beli-beli serum. Atau contoh lain, kita lebih nyaman pakai bb cream dibandingkan foundation, beli lah bb cream sesuai kebiasan, nggak perlu beli juga foundation, cc cream, dd cream dan sebagainya.  Kita juga perlu evaluasi kalau beli skin care atau make-up. Kalo yang kita beli itu kita pakai sampai habis artinya barang itu bener-bener berguna dan kita butuhin. Kalo setelah beli terus udah gak pernah dipakai lagi, artinya jangan di repurchase barang tersebut. Terus kalau udah terlanjur beli gimana dong? Yaa.. lagi-lagi jika skin care itu terjamin kehigenitasanya setelah kamu pakai, misal di botol pump atau spray bisa lah di preloved, atau kasihkan temenmu yang cocok sama skin care tersebut. Kalo bentuknya cream yang di colek mending jangan deh, biarkan saja dia kadaluarsa dengan sendirinya J

Nah ada juga nih tipe orang yang borosnya itu di beli perabotan rumah tangga. Misal, perintilan home decor, alat-alat masak, alat makan, furnitur, bedding set, boneka dan lain sebagainya. Contohnya... siapa yang suka ngoleksi tupperware sampai berlemari-lemari, hayooo ngaku??? 😆😆😆

Udah pasti semua barang-barang yang di beli secara berlebihan bakal bikin rumah semakin penuh sesak. Basa jowone rumpeg, rungseb. Efek negatifnya adalah ketika rumah kita kebanyakan barang, kita bakal lebih sulit dan repot ngebersihin rumah, bakalan susah nyari barang apalagi kalau nyimpennya gak bener, dan bikin kamu stress dengan banyaknya barang-barang di rumah. Yaa kalo si pemilik rumah itu rajin, rapi, bisa bebersih setiap hari. Lah kalo kayak aku? bersihin rumah aja mentok banget 2x seminggu karena keterbatasan waktu. Salah satu solusinya adalah mengurangi jumlah barang yang ada di dalam rumah. Semakin sedikit barang, semakin produktiflah hidupmu.


Source: Pinterest

Caranya gimana menyingkirkan barang-barang yang udah gak diperluin? Jawabannya adalah terserah kalian enaknya gimana. Jujur aja saking semangatnya aku, di awal-awal aku hampir tiap hari menyeleksi barang. Pulang kantor kondisi capek pun aku rela-relain dah. Dampaknya sampe meriyang gak enak badan, dan pilek karena aku alergi debu. Sebaiknya sih di cicil yah, seminggu sekali atau seminggu dua kali. Mulai dari satu jenis barang dulu, setelah selesai baru pindah ke jenis barang yang lain. Aku sampai sekarang juga masih menyeleksi pelan-pelan. Gak masalah pelan, yang penting beres.

Saving Money

Setelah kamu menyingkirkan semua barang yg udah gak diperlukan lagi. Manfaat lain yang bisa dirasakan adalah bisa berhemat lebih banyak uang. Kamu bisa hitung-hitung lagi dari semua barang yang udah kamu singkirkan kalau dinominalkan, jadi berapa duit? Itu bikin nyesek loo, hihi. Jadi gini, sampai sekarang aku masih dalam proses menyingkirkan barang-barang yang udah gak diperlukan. Dan ternyata itu susah banget loh, kadang baper sendiri, terutama sama baju, tas dan sepatu. Tapi harus di tega-tegain, kalo nggak tega mulu kapan kelarnya? hihi... 
Perjuangan menyingkirkan barang-barang itu, bikin aku mikir lagi berkali-kali lipat kalau mau beli barang baru.

1. Aku inget-inget perjuangan betapa lelahnya menyingkirkan barang-barang sampah di rumah.
2. Kira-kira aku beneran butuh nggak barang ini?
3. Ini cuma kepengin apa butuh?
4. Apa manfaatnya buat aku?
5. Setelah aku beli, bakalan jadi sampah gak barang ini? bakalan sering aku pakai nggak?

Setelah kita bertanya pada diri sendiri dan semua jawabanya lebih condong ke hal yang positif, berarti nggak ada salahnya kita beli. Tapi kalau ternyata sebaliknya, sebaiknya kita tahan keinginan kita untuk membeli. Lebih baik uangnya di tabung kan?

Belilah ketika Butuh

Jika ingin beli sesuatu, kita harus punya alasan. Dan alasannya harus karena butuh! Ketika kita sudah banyak mereduksi barang, kita jadi tahu jenis barang apa yang bener-bener dibutuhin/kepakai dan mana yang enggak. Aku ambil contoh pada kasusku sendiri ya, sebelumnya aku suka banget beli cardigan dan style bajuku itu selalu pakai daleman lengan pendek dobel cardigan. Atau baju pendek dalemannya pakai manset kaos. Jujur lama-lama aku males pake baju model begitu apalagi buat harian. Selain ribet, boros cucian, cuaca juga panas, nggak nyaman pakai baju berlapis-lapis. Akhirnya sekarang aku lebih suka beli atasan lengan panjang. Style bajuku yang dulu-dulu mulai aku singkirin perlahan.

Tahanlah dirimu sebisa mungkin untuk membeli barang hanya karena lucu, warnanya kamu banget, atau liat temenmu beli trus kamu jadi beli juga. Jangan ya, kalau bisa jangaan!
Selain butuh, belilah barang-barang ketika sudah habis, lapuk (sudah masanya diganti), dan barang yang belum dimiliki tapi memang karena butuh.

Kalau habis, ini berlaku untuk barang-barang habis pakai seperti skin care, make-up, alat mandi, bumbu-bumbu dapur, bahan makanan dan lain sebagainya. Kuncinya adalah jangan menumpuk barang. Boleh membeli untuk persediaan, tapi hanya seperlunya. Salah satu kebiasaanku dulu adalah aku bisa pakai 4 jenis pembersih wajah, dan 3-4 jenis facial foam dalam satu waktu. Nggak praktis banget kan, boros juga. Karena udah terlanjur beli dan menyesal satu-satunya jalan adalah menghabiskannya satu persatu. Aku mencoba untuk menahan diri nggak beli lagi kalau belum bener-bener habis semua.

Untuk barang lapuk misalnya nih sofa yang udah lama, udah rapuh di makan rayap atau blender rusak yang udah gak bisa diperbaiki berarti itu saatnya kita harus beli yang baru. Barang yang lama bisa di daur ulang atau diloakin ke rongsokan. Intinya jangan nyampah ya, kalo udah nggak dibutuhin ya harus dikeluarkan dari rumah.

Satu lagi, selama kita belum punya suatu barang dan kepengin beli gak masalah si. Tapi  barang itu harus di beli karena kebutuhan. Contohnya, kamu gak punya vacuum cleaner padahal kamu butuh itu biar bersih-bersih rumah bisa selesai lebih cepat. Nggak ada salahnya kamu beli vacuum cleaner karena kan itu memang butuh dan berguna.


 Merubah kebiasaan, merubah selera

Ini opsi tambahan yang aku terapin untuk diriku sendiri, boleh jadi pertimbangan boleh tidak. Dulu ni aku suka beli barang-barang murah yang kualitasnya juga kurang bagus. Kualitas barang kurang bagus, otomatis barang tersebut jadi cepat rusak dan nggak bisa dipakai lagi. Akhirnya… nyampah juga kan di rumah. Nah yang lagi aku rubah adalah, aku berusaha untuk merubah kebiasaan ini dan merubah seleraku akan barang. Yang tadinya suka beli barang murah kualitas kurang bagus sekarang di balik, utamakan kualitas dulu dan keawetan barang baru kemudian harga bisa disesuaikan. Bukan berarti jadi hedon beli barang-barang mahal ya, nggak gitu juga. Ini aku terapin ke semua printilan di rumah. Mulai dari barang-barang pribadi (tas, baju, make-up dll) sampai perabotan rumah tangga. Aku mulai berpikir, beli mahalan sedikit nggak apa-apa asal barangnya bagus, awet dan aku nggak perlu berkali-kali beli karena barang tersebut rusak. Kebiasaan ini berguna juga loh buat ngirit uang, Misal dulunya suka beli baju yang harga 50.000 dan kalian bisa beli kapanpun karena murah. Sekarang di rubah kalo beli baju yang agak mahalan dikit lah, yang kualitasnya bagus, yang harga 200.000 keatas 😄 Akhirnya karena kebiasaan udah berubah, selera barang berubah, jadi mikir-mikir lagi kan kalau mau beli baju karena selera bajumu sekarang udah lebih mahalan dan lebih berkualitas.

Gimana, kira-kira udah siapkah dengan minimalism lifestyle challenge??

Continue reading Minimalism Lifestyle Challenge

Saturday, 13 October 2018

Review AHA-BHA-PHA 30 Days Miracle Toner Somebymi

Haloo..
Balik lagi ke dunia per-review-an, hehe. Kali ini aku mau review toner yang akhir-akhir ini lagi hits banget. Dan aku adalah salah satu orang yang tergoda untuk mencoba, gara-gara liat iklannya di IG cewe korea yg pake toner ini semala 30 hari wajahnya berubah menjadi mulus glowing dari yang sebelumnya jerawatan. Kalian semua pasti juga pernah liat iklan ini kan? Nah tadinya aku sudah menguatkan hati buat nggak tertipu iklan, namanya iklan pasti banyak palsunya. Tapi apa daya lah aku akhirnya beli juga, penasaram pengin nyoba 😁


Kita mulai dari kemasannya dulu. Toner ini menggunakan botol plastik, jadi sangat aman untuk di bawa-bawa. Label kemasan di bagian depan keterangannya pakai bahasa Inggris, sedangkan label kemasan bagian belakang menggunakan tulisan korea, jadi nggak bisa bacanya hiks. Si somebymi ini  mengklaim dirinya mengandung AHA/BHA/PHA/NIACINAMIDE 2% dan Real tea tree 10.000 PPM. Real tea tree 10.000 PPM itu aku nggak ngerti sebanyak apakah, tapi mungkin banyak banget. Jujur aku sendiri gak paham dengan kandungan-kandungan dalam kosmetik, yaa cuma tau beberapa aja sih. Teruuuss fungsi dari somebymi ini antara lain:

"AHA, BHA and PHA works as effective exfoliator to leave skin cleaner and more radiant than before"

Key points:
Skin exfoliating ingredients
Formulated without 20 ingredients
Dual functionality approved by KFDA
Low pH toner

Poin utama si toner ini adalah mengecilkan pori-pori, mencerahkan warna kulit, moisturizing dan sebagai exfoliator.

Oya, kelemahan toner ini adalah nggak ada tanggal kadaluarsanya baik di kemasan dus ataupun botol jadi harus hati-hati. Menurutku, kalo bisa toner ini udah habis maksimal 1 tahun pemakaian karena kalo kelamaan takut juga yak, gak ada tanggal kadaluarsanya 😟



Isinya sebanyak 150 ml, lumayan lah bisa dipakai beberapa bulan. Aku beli toner ini lewat online shop namanya yeppene, bisa order via IG, website ataupun Shopee. Harganya waktu itu lagi diskon, 175.000 kalo gak salah. Aku mulai pake ini sejak tanggal 4 Juli, jadi kurang lebih udah 4 bulan aku pakai toner ini. 

Oke, kita lanjut di hasil pemakaian toner ini yaa..
Selama 4 bulan pakai, aku baru menghabiskan seperempat botol. Mungkin toner ini bakalan cukup untuk dipakai 8-12 bulan, tergantung pemakaian sih. Di satu setengah bulan awal pemakaian aku pakai 2 hari sekali. Dipakai pagi setelah cuci muka dan sebelum pakai skin care, dan malam hari sebelum tidur. Kadang kalo malem cuma pakai toner ini aja, kadang di lanjut pakai skin care yang lain. Di bulan-bulan selanjutnya sampai sekarang aku cuma pakai 1 kali sehari, biasanya pakai malem doang sebelum tidur atau siang hari setelah pulang kantor. Saat ini aku kurangi pemakaian jadi 1x sehari karena beberapa alasan:

1. Aku takut exfoliating kulit berlebihan memberi dampak buruk ke kulit
2. Cuaca lagi puanaaas banget di Jawa akhir-akhir ini, bayangin aja kalo siang bisa 33-36⠁C dan kalo aku pakai toner ini di pagi hari bakal bikin kulit aku lebih cepat berminyak.
3. Aku lagi nyoba pakai elshe skin acne skin care, jadi pemakaiannya aku bagi-bagi. Untuk review elshe skin menyusul yaa ^^ 

Karena toner ini mengandung tea tree, maka baunya tea tree banget yaa.. lebih mirip minyak kayu putih. Kesan awal aku pikir pakai ini bakal bikin kulit kering mengelupas, ternyata enggak. Justru sangat melembabkan kulit dan bikin kulit kenyal glowing sehat. Tapi tetep harus menghindari pemakaian berlebihan di area lekukan hidung dan bawah bibir.

Aku mau sedikit kasih advice buat kalian yang mau nyobain toner ini, hasilnya itu amat sangat tergantung kondisi kulit kalian masing-masing. Bisa cocok, bisa nggak cocok, bisa ngefek, bisa juga gak ngefek apapun. Jadi apa yang ditampilin di iklan itu bisa di bilang bohong, cuma trik marketing aja hehe.

Sebelumnya aku mau cerita dulu kondisi kulit aku itu oily berjerawat, jerawatku juga selalu muncul setiap PMS. Tipe jerawatku itu jerawat batu yang gede-gede pegel banget sekalinya muncul bisa 3-5 jerawat dan aku juga punya whitehead/ jerawat kecil-kecil di bagian kulit sepanjang garis rambut. Katanya sih kalo jerawat muncul di sepanjang garis rambut karena rambut kotor ya, padahal sering keramas ko. Mungkin karena ketutup aku pakai jilbab juga jadi di bagian kulit itu banyak muncul jerawat. Awal-awal pemakaian gak begitu keliatan banget hasilnya, dan nggak kayak di iklan kulitku bener-bener muluss bersih selama 30 hari. Malah awal pemakaian jadi muncul beberapa jerawat di dahi, kirain gak cocok. Meski muncul jerawat tetep aku lanjutin, dan alhamdulilah lama-lama berangsur hilang. Selain itu yang aku rasain adalah jerawat yang muncul cepet mateng terutama kalau di pakai malam hari. Fungsi exfoliator nya bagus banget, setelah aku pakai ini wajahku bener-bener berasa bersih kotoran juga terangkat semua di kapas. Kalau kalian mau cari toner exfoliating untuk tipe kulit berminyak berjerawat yang bisa maksimal membersihkan wajah aku bener-bener merekomendasikan toner ini. 

Hasil exfoliating menggunakan toner somebymi

Karena jerawatku ini munculnya musiman ketika lagi PMS, bisa dibilang perajalananku pakai toner ini sama sekali nggak mulusss. Jauh dari harapan dan agak susah melihat hasilnya di kulit. Susahnya lagi adalah ketika jerawat PMS ku lagi muncul, dipakai-in skin care apa pun gak bakal mempan. Obat termempan adalah ketika udah selesai menstruasi, jerawat ikut hilang. 

Setelah 4 bulan pemakaian, ini dia perubahan di kulit berdasarkan hasil pengamatanku secara teliti: bekas jerawatku yang lama lumayan memudar. Ini di bekas jerawat yang lama ya, bukan di bekas jerawat yg baru-baru. Memudarnya bisa di bilang lumayan banget, meski belum hilang tuntas. Yang tadinya bekas jerawat masih pada merah banget bahkan menghitam sekarang berangsur membaik, warnanya jadi pink muda agak cream hampir sama dengan warna kulit. Jadi kalau pakai foundation atau bb cream bisa ketutup sempurna. Fungsi mengecilkan dan membersihkan pori-pori juga cukup ngefek di aku. Tapi kalo buat menghilangkan jerawat 100% toner ini gak bekerja di aku, buktinya sampai sekarang aku masih struggling dengan para jerawat laknat ini 😭 Hanya saja cukup membantu menenangkan dan membuat jerawat cepet mateng. Lagi-lagi yang paling bagus adalah fungsi exfoliating-nya.

Terakhir, kalau ditanya repurchase nggak? Belum tau sih.. karena aku suka banget coba-coba skin care. Kalo nemu yang lebih cocok dan lebih ngefek kemungkinan bakal ganti toner.

Sekian, semoga bermanfaat!





Continue reading Review AHA-BHA-PHA 30 Days Miracle Toner Somebymi

Saturday, 19 May 2018

Wahai Para Suami, Bantulah Istrimu Ketika di Rumah

Alhamdulilah sekarang aku jadi wanita karir. Jadilah niat bisa rutin posting blog minimal sebulan sekali terbengkalai sudah selama berbulan-bulan. Dan alhamdulilah hari ini dengan tekad yang kuat aku berupaya meluangkan waktu untuk nulis postingan di blog. 

Sekalinya posting topiknya berat yee.. kenapa tiba-tiba pengin posting ini? Karena entah kenapa beberapa minggu yang lalu aku jadi tempat curhatnya emak-emak. Segala jenis emak-emak pada curhat tentang kehidupan rumah tangganya. Bedanya mereka adalah mamak-mamak yang udah pada punya anak, paling gak anaknya dua. Sebenernya curhatan mereka menyedihkan, tapi aku bukannya sedih malah ketawa-ketawa dicurhatin. Yaa gimana gak ketawa ya, yang mereka curhatin persis seperti apa yang aku alami. Jadi aku tuh sebenernya lagi ngetawain diri sendiri.. oalah jadi begini toh kehidupan para mamak-mamak. Kirain aku doang yang ngalamin hehe. Kurang lebih mereka curhatnya begini, curhatnya pake bahasa ngapak tapi nanti aku kasih terjemahannya: 

 Mamak-mamak 1: 
"Oalah ya mbak sing jenenenge wong lanang koh uripe ayem temen. Bisa ya esuk-esuk anake tangi rewel bojone nyong kur menyat pindah kamar tok turu maning. Nyong sing keteteran banget ngurusi anak, ngurusi kumbahan, gawe lawuh nggo sarapan, urung nyong siap-siap gep mangkat ngode. Luar biasa pancen sing jenenge wong wadon kuweh wonder woman ya mbak. Nek esuk kuwe bisa tangane wis gutul jakarta, sikile nang mekah. Lha wong lanang dengan santainya uripe kaya esih bujang." 

Terjemahan: 
"Oalah ya mbak yang namanya laki-laki tuh hidupnya tentram ya. Bisa-bisanya pagi-pagi anak bangun rewel, suamiku cuma bangun terus pindah kamar dan tidur lagi. Aku yang keteteran banget ngurusin anak, cucian, bikin lauk sarapan, belum lagi aku harus siap-siap berangkat kerja. Luar biasa emang yang namanya perempuan itu wonder woman. Kalo pagi-pagi tangan udah bisa nyampe jakarta, kaki di mekah. Lah laki-laki dengan santainya hidup seperti masih bujang.

" Mamak-mamak 2:
"Bojone nyong lho aneh. Karepe nek lagi dina libur nyong kon esuk-esuk aja gemrungsungan, kon sante bae ora ngapa-ngapa. Lha nek nyong sante si sapa sing arep ngumbahi, beres-beres umah, masak? Mending nek ngomong kaya kuwe anu karo ngrewangi ya. Lah kiye ngomong tok, ngrewangi ora koh nyong kon sante si kepriwe ceritane. Sing jenenge wong lanang ya nang ngendi-ngendi pada bae kayane."

Terjemahan: 
"Suamiku loh aneh. Maunya kalo lagi hari libur aku pagi-pagi suruh santai aja jangan ngapa-ngapain, jangan gemrungsungan. Lha kalo aku sante sih siapa yang mau nyuci, beberes rumah, masak? Mending ngomong kaya gitu sambil ngebantuin ya. Lah ini ngomong doang, ngebantuin juga enggak koh aku di suruh santai, gimana ceritanya. Yang namanya laki-laki ya emang kayaknya dimana-mana sama aja." 

Dan masih banyak curhatan mamak-mamak yang intinya hampir sama. Suaminya kurang respek, kurang ngebantuin istrinya ngerjain pekerjaan rumah tangga. Pas dicurhatin gitu, aku kebetulan banget habis mengalami hal serupa karena ngerasa jadi babu banget, inikah kehidupan seorang istri?Suami kurang ngebantuin. Suami kerja, aku kerja. Bedanya suami pulang bisa leyeh-leyeh makanan siap di meja makan, bisa nonton tv bahkan nge-game, trus tidur. Sedangkan aku pulang kerja harus beberes rumah dulu nyapu, ngepel, nyuci piring, nyuci baju, masak dll. Memastikan rumah bersih, makanan siap sebelum suami pulang ke rumah. Kebetulan aku nggak pake ART karena kita masih hidup berdua belum punya anak. Kami ngerasa masih bisa nge-handle sendiri. Tapi nyatanya bukan "kami" ya tapi "saya" masih bisa ngehandel kerjaan rumah sendiri. Aku pikir ngaak ada salahnya sebagai istri protes  ke suami minta dibantuin jika mereka kurang respek dengan pekerjaan rumah tangga. Seandainya suami sibuk bener-bener nggak bisa ngebantuin mungkin bisa minta buat pakai jasa ART, syukur-syukur kalo suami jadi peka mereka mau ngebantuin.

Kadang jadi istri serba salah ya, kita kepenginya itu suami atau anggota keluarga lebih pengertian dengan pekerjaan rumah tangga. Maksudnya ada bantu-bantunya sedikit lah tanpa kita perlu nyuruh-nyuruh. Sekarang kalo kita nyuruh-nyuruh kesanya bawel, cerewet, tukang ngomel, brisik, nggak bisa liat orang selow. Lha kalo situ nggak mau istrinya ngomel ya inisiatif ngebantuin dong sebelum istrinya nyuruh. Syukur-syukur kasih duit istri buat shopping, buat ke salon, buat jalan-jalan, gantian suami yg ngerjain pekerjaan rumah tangga hehe #ngarep. 


Ah, aku jadi inget kejadian mamahku dulu banget pas aku belum menikah pernah nangis karena capek. Mamahku itu dosen, pekerjaan kantor aja udah banyak ditambah liat rumah kacau balau nggak ada yg bantuin beberes rumah. Aku sama adik-adik masih pada kuliah, sekolah dan sibuk dgn urusan masing-masing. Papahku pulang seminggu 2x. Dan kondisi waktu itu gak punya ART. Aku sempet nganggep lebay mamahku sampe nangis cuma gara-gara hal itu, tapi sekarang aku ngerasain sendiri. Di sisi lain, aku pernah ngomel ke mamah gara-gara setiap mau pergi bareng sekeluarga pasti mamah yg paling lama siap-siapnya, paling terakhir masuk mobil. Dan yang di mobil udah pada ngomel semua dong karena nunggu lama banget. Sekarang aku ngerasain, setiap mau pergi aku lama banget siap-siapnya dan rempong sendiri. Kenapa? Kalo mau pergi suami cuma tinggal ganti baju nyetater mobil. Sedangkan aku, harus dandan, ganti baju, nutupin jendela satu-satu, ngunciin pintu, mastiin apa yg mau dibawa nggak ketinggalan, dan berbagai kerempongan lainnya. Seringnya begitu masuk mobil aku jadi emosi, ngerasa gemrungsungan sendiri. Itulah yg dilakukan mamahku dulu, dia rempong mastiin ini-itu udah beres semua sebelum pergi. Sedangkan si bapak ya cuek-cuek aja pantesan cepet yekan. 

Jadi begini ya para suami di seluruh Indonesia. Yang namanya pekerjaan rumah tangga adalah kewajiban suami-istri, dan mengurus anak juga kewajiban suami-istri. Bukan kodrat istri ya, kodratnya istri adalah menstruasi, hamil, melahirkan, menyusui. Sedangkan yg lain-lain adalah tugas bersama. Jangan nyalahin istri kalo anak nakal dibilangnya istri ngedidik ga bener. Lah elu ngapain paksu? Jangan mentang-mentang kerja dijadikan alasan capek nggak mau tau dengan urusan rumah, urusan anak. Kalo mau di adu boleh, di jamin istrimu itu jauh lebih capek. Baik istri yang hanya ibu rumah tangga maupun istri yang juga bekerja di sektor publik. Bayangkan mereka bersedia direpotin untuk ngurusin pakaianmu, makananmu, rumahmu, anakmu. Jadi bantulah sebisanya agar istri menjadi lebih dihargai. Istri juga bukan babu, bukan pembantu. Jadi jangan protes kalo liat rumah berantakan, makanan belum tersedia. Justru kalo bisa kalian para suami malah bantu ngeberesin rumah, bantu masak siapin makan. Masak itu nggak harus istri kok, suami mau masak juga boleh. Tenang aja harga diri kalian nggak akan jatuh, nggak akan di bilang susis juga. Justru suami-suami yang mau ngebantuin istrinya yg bisa dijadiin panutan. Kelihatannya sepele, tapi kalo dibiarkan terus menerus bisa jadi pemicu pertengkaran rumah tangga. Makanya, cobalah kalian suami lebih pengertian, lebih memahami kerepotan istri-istri kalian.
Continue reading Wahai Para Suami, Bantulah Istrimu Ketika di Rumah